Motion design
Hirup, Udara yang Bisa Dibaca
Video promosi tipografi minimalis bergaya Swiss untuk jaringan sensor udara warga fiktif Hirup: kode polutan berganti besar, angka sensor menghitung naik, sebuah pembacaan menempuh jalur sensor ke peta dalam 58 detik sambil log tahapannya tercentang, lalu tampil indeks udara Kotabaru 42 dengan grafik 24 jam. Layar berbalik gelap, lebih dari seratus titik sensor bernuansa abu sesuai mutu udara menyala dan tersambung dalam beberapa klaster.
Prompt
Buat video promosi vertikal 720x1280 berdurasi 20 detik untuk jaringan sensor kualitas udara warga fiktif bernama Hirup. Gaya: tipografi Swiss yang tenang dan modern, latar putih tulang #F3F3EF, teks hitam #141414, teks sekunder abu #9A9A96, satu font grotesk (Inter Tight) dengan tracking rapat, garis rambut tipis sebagai pembagi, hanya skala abu tanpa warna lain. Header tetap di atas: kiri "Hirup", kanan "Jaringan Udara Warga", di bawahnya label bagian kecil di atas garis rambut yang berganti tiap babak (Pantau, Laporan, Data Terbuka, Bergabung). Gunakan SVG dan GSAP, transisi teks memakai mask (huruf naik dari balik garis) dengan easing expo yang tegas. Babak 1 (0-6 detik): judul "Ukur udara." hitam dan "Di setiap gang." abu, kode polutan raksasa berganti cepat: PM2.5, PM10, NO2, O3, SO2. Di bawah garis rambut angka menghitung naik ke 1.400 "sensor warga aktif" lalu berganti ke 60+ "kota terhubung", dan grafik garis PM2.5 24 jam mulai tergambar sejak awal. Babak 2 (6-12,5 detik): garis dari "Sensor" ke "Peta" dengan dua tanda antara, sebuah titik melaju di atasnya sementara pengukur waktu besar menghitung 00:00 sampai 00:58, dan di bawahnya log empat tahap (Sensor membaca, Data terkirim, Diperiksa silang, Tayang di peta) tercentang satu per satu. Saat titik tiba, log diganti hasil bacaan: "Kotabaru, 07.42." hitam dan "Udaranya baik." abu, indeks udara yang menghitung ke 42 Baik dengan penanda di skala lima tingkat abu, serta grafik batang per jam 24 jam terakhir yang tumbuh, tiap batang diberi gradasi abu sesuai tingkat mutunya. Babak 3 (12,5-17,5 detik): layar disapu menjadi hitam dengan grid samar, tiga baris bertumpuk "Peringatan dini.", "Data terbuka.", "Arsip sepuluh tahun.", baris lama meredup saat baris baru masuk. Di bawahnya legenda Baik, Sedang, Tidak sehat dan penghitung sensor, lalu titik sensor di persimpangan grid menyala berupa gelombang: putih untuk baik, abu untuk sedang, cincin untuk tidak sehat. Beberapa klaster tersambung garis tetangga yang tergambar dari titik yang baru menyala, cincin denyut memancar dari titik tertentu, dan satu titik Kotabaru diberi label "Kotabaru 42 Baik" sebagai sambungan ke babak 2. Penutup (17,5-20 detik): wordmark besar "Hirup." putih dan tagline abu "Udara yang bisa dibaca." sementara titik sensor terus berdenyut. Sepanjang video ada garis progres tipis di bawah dan nomor babak di footer.



