Motion design
Repertoar, Setlis Satu Versi
Di jendela obrolan terang, seorang personel band meminta asisten menyimpan keputusan latihan: lagu Lampu Kota turun ke nada D dan jadi lagu penutup. Kartu hasilnya diklik, lalu aplikasi gelap fiktif Repertoar terbuka dan memindahkan lagu itu ke urutan terakhir, mentransposisi akornya, dan menandai semua personel sudah membaca.
Prompt
Buat video product motion 1280x720 berdurasi 20 detik untuk aplikasi fiktif "Repertoar", buku setlis bersama untuk band. Bangun sebagai satu halaman HTML dengan DOM, CSS, SVG, canvas, dan GSAP. Ceritanya: keputusan yang diambil saat latihan disimpan sekali, lalu seluruh band membaca versi yang sama.
Gaya: UI produk yang rapi dan realistis seperti rekaman layar yang disutradarai. Latar luar hitam dengan garis vertikal halus. Font Inter. Babak pertama terang (jendela obrolan krem #f7f6f2, teks #1c1b19), babak kedua gelap (#0d0e10, panel #15171a, teks #ececec). Satu warna aksen kuning amber #f2b441 untuk logo Repertoar dan sorotan. Gerakan kamera pelan: zoom halus ke bagian yang sedang penting, easing power3/expo, tanpa efek berlebihan.
Urutan:
1. (0-2 dtk) Jendela aplikasi obrolan "Asisten" terang. Di kotak balasan terketik: "Hasil latihan tadi: Lampu Kota turun ke nada D dan pindah jadi lagu penutup. Simpan ke Repertoar untuk semua personel." lalu terkirim menjadi gelembung pesan.
2. (2-7 dtk) Balasan asisten: chip alat "Repertoar · Memperbarui 1 setlis" berkilau, lalu teks mengalir kata per kata: "Beres. Versi nada E sekarang ditandai usang, jadi semua personel membaca versi ini:" dan muncul kartu "Lampu Kota jadi penutup, nada D" dengan keterangan "Setlis · Pentas Sabtu · Terbit".
3. (7-9 dtk) Kursor bergerak ke kartu dan mengklik. Jendela gelap Repertoar naik dari bawah dan memenuhi layar.
4. (9-14 dtk) Aplikasi Repertoar milik band fiktif Senja Kolektif: sidebar dengan folder Setlis, judul "Setlis Pentas Sabtu", badge Terbit dan Terkini. Daftar enam lagu dengan nada, BPM, dan durasi. Baris Lampu Kota disorot, chip nada E dicoret menjadi D, lalu baris itu meluncur ke urutan terakhir sementara lagu lain naik dan nomornya berganti.
5. (14-17 dtk) Panel kanan "Lampu Kota" dengan gelombang suara di canvas dan lembar akor: akor E, B, C#m, A berputar satu per satu menjadi D, A, Bm, G di atas lirik pendek.
6. (17-18,5 dtk) Baris "Dibaca personel" mengisi empat avatar satu per satu sampai 4 dari 4, notifikasi kecil muncul.
7. (18,5-20 dtk) Kamera mundur, layar menggelap ke kartu penutup: logo Repertoar dan kalimat "Satu setlis, satu versi, untuk seluruh band."



