3D
Teleskop Radio Pendengar Bima Sakti
Halaman web gelap untuk observatori radio fiktif bernama GEMA: antena parabola 3D dari puluhan ribu partikel menangkap cincin gelombang radio yang berdenyut, lalu saat halaman digulir partikelnya melebur menjadi tumpukan spektrum hidrogen Bima Sakti di samping angka-angka.
Prompt
Buat website satu file HTML untuk observatori radio fiktif bernama GEMA, dengan animasi 3D Three.js dari partikel bercahaya (shader custom + bloom). Hero: antena parabola radio dari puluhan ribu partikel amber, lengkap dengan rusuk dan cincin panel, penyangga, dan penerima di titik fokus; setiap 0,9 detik cincin gelombang radio tipis putih kebiruan turun dan menyusut ke bibir piringan lalu memudar, terpantul menjadi sembilan berkas emas yang memusat ke penerima, lalu penerima berkedip dan memercikkan bunga api. Di kiri judul besar condensed "DENGAR BISIKAN GALAKSI" (baris pertama huruf outline), paragraf singkat, lencana teks melingkar yang berputar, navigasi atas, label penerima 1,42 GHz di kiri bawah piringan dengan garis penunjuk dan angka SNR yang hidup, serta kursor yang menyibak partikel lalu mengirim gelombang kejut saat diklik. Saat halaman digulir, cincin gelombang memudar dan piringan terurai baris demi baris dari atas ke bawah menjadi tumpukan 24 spektrum hidrogen 3D yang puncaknya bergeser antar baris, berlabel "Bujur galaksi 0°" dan "Bujur galaksi 230°"; di kanan muncul judul "SETIAP GARIS ADALAH ARAH", paragraf, tiga angka yang menghitung naik (1.420 MHz, 21 cm, 32 m), lalu semburan radio cepat menyapu semua garis dan memunculkan penanda deteksi, dan kursor menekan tombol "Jelajahi Data Terbuka". Latar hitam pekat dengan bintik cahaya melayang, aksen amber, tipografi condensed tebal dan label monospace kecil.



