Motion design

Timba, Pompa Desa Tak Lagi Diam

Film produk 20 detik untuk layanan fiktif Timba: 96 pompa tangan di empat kecamatan tampil sebagai kotak berisi air yang mengalir ke bak desa dan perlahan surut selama 30 hari hingga 31 pompa berhenti, lalu garis pemindai membaca getaran tiap pompa bermasalah dan airnya naik lagi sebelum ditutup kartu merek hijau toska dengan jadwal teknisi.

Motion design · SVG, GSAP, CSS · 20 detik · 1280×720

Prompt

Buat video gerak 20 detik yang modern, ringkas, dan tegas untuk startup fiktif bernama Timba, yang membaca getaran pompa tangan desa untuk menebak kerusakan sebelum pompa mati. Pakai SVG dan GSAP saja, tanpa gambar atau library lain. Buka di latar hitam hangat dengan kalimat kecil abu-abu "Pompa tangan tidak berteriak saat rusak." lalu judul serif besar "Ia hanya bergetar." dengan kata bergetar miring yang muncul dari blur, di atas garis titik-titik yang bergetar makin kacau. Lalu potong ke halaman krem bergaya editorial: judul serif "Air desa menyusut pelan-pelan.", label mono kecil, dan 96 kotak membulat yang dibagi menjadi empat klaster kecamatan (6 x 4 kotak, masing-masing berlabel nama kecamatan dan dusun). Tiap kotak seperti tangki kecil berisi air hijau toska yang tingginya sama dengan debit pompa. Di antara klaster ada pipa induk berbentuk salib dengan titik-titik air yang mengalir ke sebuah bak desa; persentase isi bak dan kecepatan aliran ikut turun saat pompa melemah. Di kanan ada penghitung hari 01 sampai 30 dengan garis kemajuan, angka besar jumlah pompa yang berhenti (naik sampai 31), dan grafik getaran yang makin kacau. Kotak yang mati berganti garis putus-putus, dan label nama dusun berhuruf mono yang jelas muncul sekitar dua detik di atas kotaknya. Lalu judul memudar menjadi "Sampai kita mendengarnya." miring berwarna toska. Garis pemindai menyapu dari kiri ke kanan; setiap pompa bermasalah yang dilewati menampilkan gelombang getaran oranye kecil dan grafik di kanan berubah menjadi "Membaca pompa" dengan nomornya, lalu air naik kembali disertai gelembung kecil, pompa yang mati mendapat ikon kunci pas, angka naik menjadi 31 perbaikan terjadwal, bak desa penuh lagi, dan muncul catatan "rata-rata 9 hari sebelum pompa mati". Tutup dengan seluruh halaman mengecil ke sekitar 60 persen sambil blur dan memudar habis di atas latar hijau toska tua, baru kemudian muncul wordmark Timba dengan ikon tetes air yang terisi, tagline "Dengar pompa sebelum ia diam." dan tiga kartu jadwal teknisi yang masuk satu per satu dengan teks yang mudah dibaca. Bingkai memakai label mono kecil di keempat sudut, palet krem, tinta hangat, aksen oranye, dan gradasi toska, dengan easing tajam dan jeda pendek.

Video Motion design lainnya

  1. Amplop Berlayar dari Pulau PosMotion design15 dtkAmplop Berlayar dari Pulau PosDi pulau mungil yang melayang berdiri kantor pos bermenara jam dengan rak surat berputar, loket berlengkung, dan bis surat besar. Maskot amplop menerima surat dari rak, dicap pos tujuan Ternate, lalu naik kapal pos kecil yang berlayar di atas awan mengitari pulau.Three.js · WebGL · Partikel
  2. Sesi Panahan dalam Satu BentukMotion design14 dtkSesi Panahan dalam Satu BentukSatu bentuk hitam tanpa potongan berubah dari tombol Mulai seri menjadi pemuat, centang, pulau dinamis, kartu skor panahan dengan papan target besar tempat enam anak panah menancap satu per satu, slider tarikan busur, sakelar koreksi angin, tab, grafik skor, palet perintah, lalu notifikasi. Kursor mengklik dan menyeret setiap perubahan, dan bingkai terakhir kembali ke bingkai pertama.SVG · CSS
  3. Sampul, Rak Bekas Ketemu PembacaMotion design20 dtkSampul, Rak Bekas Ketemu PembacaJendela katalog toko buku bekas terang di latar arang memperlihatkan pemilik mengetik judul dan harga satu per satu sementara angka terjual tetap nol, lalu jendela itu menyusut menjadi titik oranye yang dihampiri ratusan titik pembaca yang sedang mencari buku. Semua titik berkumpul menjadi tanda titik pada wordmark aplikasi fiktif sampul.Canvas 2D · SVG · CSS
  4. Jalan Panjang Sebutir NasiMotion design20 dtkJalan Panjang Sebutir NasiDi latar biru berpetak, diagram alur rantai beras tergambar simpul demi simpul dari sawah, penggilingan, dan gudang sampai ke warung makan dan dapur rumah, lalu butir-butir beras kuning mengalir di sepanjang garisnya. Sapuan kuning membuka kartu penutup gelap untuk kanal panduan visual fiktif Bulir dengan logo dua butir beras yang berputar.SVG · GSAP
ArtikelSusun brief