Iklan Shopee adalah fitur promosi berbayar yang membuat produk atau toko kamu tampil lebih sering di depan pembeli yang relevan. Jenis utamanya Iklan Produk, Iklan Toko, Iklan Live, dan Iklan Banner. Untuk penjual kecil, titik mulai yang paling masuk akal adalah Iklan Produk dengan modal harian yang dibatasi, karena fitur ini terbuka untuk penjual aktif dan biayanya bisa dikunci per hari.
Semua aturan di artikel ini kami ambil dari Pusat Edukasi Penjual dan halaman Iklanku milik Shopee yang kami buka pada 5 November 2026, dan tangkapan layarnya ada di bawah. Shopee sering mengubah fitur iklannya, jadi selalu cek ulang di Seller Centre sebelum mengisi saldo. Di bagian akhir ada uji nyata: satu prompt pendek melawan satu prompt lengkap untuk gambar produk.
Jenis iklan Shopee dan siapa yang bisa memakainya
Pilih jenis iklan dari tujuannya, bukan dari yang paling ramai dibicarakan. Tabel berikut merangkum empat jenis utama.
| Jenis | Tampil di mana | Syarat | Cara biaya dihitung |
|---|---|---|---|
| Iklan Produk (GMV Max) | Hasil pencarian, Rekomendasi, Kamu Mungkin Juga Suka | Penjual aktif | Per 1.000 tayangan (CPM) |
| Iklan Toko | Bagian atas hasil pencarian | Minimal 4 produk aktif dan lebih dari 40 pesanan yang sudah dinilai | Lihat formulir di Seller Centre |
| Iklan Live | Halaman Shopee Live | Toko yang melakukan live streaming | Per 1.000 tayangan (CPM) |
| Iklan Banner | Halaman dengan paparan tertinggi | Penjual Shopee Mall terpilih | Per 1.000 tayangan (CPM) |
Kalau produkmu baru ditambahkan dalam 30 hari terakhir, Shopee juga menyediakan Iklan Produk Baru untuk mendorong kunjungan dan pesanan pertama.
Kolom biaya Iklan Toko sengaja kami biarkan merujuk ke formulir. Halaman resmi menyebut dua sistem, tetapi tidak menuliskan secara eksplisit sistem mana yang berlaku untuk Iklan Toko. Halaman yang sama hanya menyarankan harga bid Rp300 sampai Rp5.000 untuk penjual yang baru memakainya.
Cara Shopee memotong biaya
Banyak panduan lama masih menyebut Iklan Produk dibayar per klik. Halaman Shopee yang kami buka menuliskan hal berbeda: Iklan Produk GMV Max, Iklan Banner, dan Iklan Live memakai biaya per 1.000 tayangan, sedangkan sistem biaya per klik memotong saldo saat ada pembeli yang mengklik.
Perbedaan ini penting. Pada sistem tayangan, biaya sudah berjalan saat iklan dilihat, walaupun tidak ada yang mengklik. Jadi gambar sampul dan judul yang lemah langsung terasa di saldo.
Tiga aturan soal saldo perlu kamu tahu sebelum mengisi:
- Saldo Iklan tidak bisa dikembalikan sesudah dibeli, termasuk kalau akun penjual sedang dibatasi.
- Saldo hanya untuk iklan. Kamu tidak bisa memakainya untuk membeli produk lain di Shopee.
- Saldo dari voucher atau paket punya tanggal kedaluwarsa, yang bisa dilihat di halaman Tagihan Seller Centre.
Karena itu, isi saldo secukupnya untuk uji pertama. Jangan membeli paket besar sebelum tahu angkanya.
Cara membuat Iklan Produk
Jalurnya dimulai dari Seller Centre, lalu Pusat Promosi, lalu Iklan Shopee. Klik Buat Iklan Baru dan pilih Iklan Produk. Sesudah itu ada tiga keputusan:
- Pilih produk. Iklan Produk Otomatis membiarkan Shopee memilih produk berpotensi. Grup Iklan memuat 2 sampai 30 produk dengan satu modal. Iklan Individual membuat iklan terpisah untuk tiap produk.
- Pilih strategi. GMV Max Auto mengoptimalkan dari estimasi ROAS sistem. GMV Max ROAS membiarkan kamu menentukan target ROAS sendiri.
- Atur modal dan periode. Pilih Atur Modal harian, jangan Tak Terbatas, lalu tentukan periodenya.
Modal harian bekerja seperti pagar. Contoh dari Shopee: kalau modal harian Rp25.000 sudah habis pukul 13.00, iklan berhenti sampai 23.59 dan berjalan lagi pukul 00.00. Shopee sendiri mengingatkan agar kamu menghindari modal tanpa batas, karena bisa menyebabkan pengeluaran berlebih.
Tidak semua produk boleh diiklankan. Shopee mencantumkan batasan, misalnya susu formula, produk kesehatan seksual, dan obat resep, serta aturan konten foto dan video. Cek daftar lengkapnya sebelum membuat iklan supaya tidak ditolak sistem.
Hitung dulu sebelum menyalakan iklan
Shopee memakai dua angka utama untuk menilai iklan:
- ROAS = omzet dibagi biaya iklan. Contoh Shopee: omzet Rp3.000.000 dan biaya Rp600.000 menghasilkan ROAS 5.
- ACOS = biaya dibagi omzet, dikali 100%. Dari angka yang sama, ACOS-nya 20%.
ROAS 5 terdengar bagus, tetapi omzet bukan laba. Yang menentukan adalah margin produkmu. Patokan sederhananya: ROAS impas = 1 dibagi margin, dengan margin dihitung sesudah modal barang dan potongan marketplace. Tabel berikut memakai angka rekaan untuk menunjukkan caranya.
| Margin bersih sebelum iklan | ROAS impas | Artinya |
|---|---|---|
| 50% | 2 | Tiap Rp1 iklan harus menghasilkan omzet Rp2 agar tidak rugi |
| 25% | 4 | Tiap Rp1 iklan harus menghasilkan omzet Rp4 |
| 10% | 10 | Tiap Rp1 iklan harus menghasilkan omzet Rp10, sulit dikejar |
Halaman metrik Shopee menyebut ROAS 1 berarti pendapatan menutup biaya iklan. Rumus di atas lebih ketat, karena memperhitungkan modal barang. Pakai angka toko kamu sendiri, lalu bandingkan dengan laporan iklan.
Perhatikan juga cara Shopee menghitung hasil. Pada Iklan Produk GMV Max, pembelian dalam 7 hari sesudah klik dihitung sebagai hasil iklan, begitu juga pembelian dalam 24 jam sesudah pembeli melihat iklan. Sebagian pesanan di laporan bisa saja tetap terjadi tanpa iklan, jadi bandingkan juga total penjualan toko sebelum dan sesudah beriklan.
Tujuh hari pertama: jangan buru-buru mengubah
Shopee menyebut 7 hari pertama sesudah iklan aktif sebagai Fase Pembelajaran. Sistem sedang menguji audiens, jadi mengubah target ROAS terlalu awal tidak disarankan. Sesudah fase itu, perubahan disarankan paling banyak sekali per hari.
Modal juga bisa terserap lebih cepat pada fase ini, terutama di GMV Max Auto. Itu alasan lain untuk memakai batas modal harian. Sesudah lewat 7 hari, pakai panduan berikut:
| Gejala | Langkah yang disarankan Shopee |
|---|---|
| ROAS menurun | Turunkan modal atau naikkan target ROAS |
| Traffic menurun | Turunkan target ROAS atau naikkan modal harian |
| Pengaturan sudah tepat tetapi hasil tetap lemah | Evaluasi foto, harga, atau permintaan pasar |
Ubah pengaturan secara bertahap. Shopee menyarankan maksimal 20% per perubahan, lalu pantau hasilnya sebelum mengubah lagi.
Membaca laporan iklan tanpa tertipu angka
Sesudah iklan berjalan, laporan menampilkan banyak angka. Untuk toko kecil, empat angka berikut sudah cukup untuk mengambil keputusan.
| Metrik | Rumus atau definisi Shopee | Yang perlu dicek kalau lemah |
|---|---|---|
| Persentase Klik (CTR) | Jumlah klik dibagi jumlah dilihat, dikali 100%. Contoh: 10 klik dari 100 dilihat berarti CTR 10% | Foto sampul dan judul produk |
| Produk Terjual | Jumlah produk terjual dari klik iklan, maksimal 7 hari sesudah iklan diklik | Harga, ulasan, dan isi halaman produk |
| Omzet Penjualan | Total nilai transaksi dari klik iklan dalam 7 hari | Pilihan produk dan nilai per pesanan |
| ROAS dan ACOS | Omzet dibagi biaya, dan biaya dibagi omzet | Bandingkan dengan ROAS impas tokomu |
Baca angkanya berurutan dari atas. CTR rendah berarti orang melihat tetapi tidak tertarik, jadi perbaiki gambar dan judul lebih dulu. CTR bagus tetapi produk terjual sedikit berarti masalahnya ada sesudah klik, misalnya harga, ongkir, atau ulasan.
Jangan terlalu cepat menyimpulkan dari data beberapa hari. Shopee sendiri mengingatkan bahwa nilai ROAS tidak harus selalu tinggi, karena perlu disesuaikan dengan tujuan iklan. Kalau tujuannya memperkenalkan produk baru, ROAS yang lebih rendah pada awal kampanye bisa jadi masih wajar. Tetapkan dulu tujuannya sebelum menilai.
Kapan Iklan Toko layak dicoba
Iklan Toko menampilkan nama toko, voucher, dan produk paling relevan di baris paling atas halaman pencarian. Shopee mencontohkan toko perawatan rambut yang memakai kata pencarian "shampoo", sehingga pembeli yang mencari kata itu bisa langsung masuk ke toko.
Ada dua tipe pencocokan. Tipe Luas menampilkan iklan untuk variasi kata yang relevan, walaupun kata itu tidak sama dengan yang kamu atur. Tipe Spesifik hanya tampil saat pembeli mencari kata yang kamu atur. Untuk anggaran kecil, Spesifik lebih mudah dikendalikan, sedangkan Luas memberi jangkauan lebih besar.
Iklan ini cocok kalau tokomu punya beberapa produk sejenis dan ulasan yang sudah terkumpul. Kalau toko baru punya satu produk andalan, Iklan Produk biasanya lebih langsung. Ingat syaratnya: lebih dari 40 pesanan yang sudah dinilai, dan daftar penjual yang memenuhi kriteria diperbarui sistem setiap hari.
Foto produk menentukan hasil iklan
Saran Shopee untuk mengevaluasi foto sering dilewati. Iklan hanya membawa orang ke halaman produk, sedangkan foto, harga, dan ulasan yang menutup penjualan. Kalau sistem biayanya per tayangan, foto yang tidak menarik klik berarti saldo terpakai tanpa hasil.
Sebelum beriklan, pastikan sampul mengikuti ukuran foto produk Shopee, latarnya rapi, dan thumbnail marketplace tetap terbaca dalam ukuran kecil. Kalau latar fotomu berantakan, panduan background foto produk dan hapus background bisa membantu.
Gambar AI berguna untuk uji konsep latar dan komposisi, tetapi hasilnya harus diperiksa. Kami menguji dua prompt untuk sabun batang polos. Render memakai Google Flow, bukan render Ruang Visual, karena layanan kami masih beta tertutup.

Foto produk sabun batang handmade untuk iklan marketplace.

Foto produk satu sabun batang polos berwarna krem tanpa label di tengah bidang, di atas latar putih polos, cahaya lembut dari kiri, bayangan tipis, produk utuh dan terlihat jelas, ruang kosong rata di kiri dan kanan. Tanpa teks, tanpa logo, tanpa kemasan, tanpa dekorasi tambahan.
Pelajarannya sama dengan uji generator gambar produk UMKM: prompt pendek mengundang model mengarang, sedangkan prompt lengkap memberi batas. Tetap saja, untuk etalase, foto produk asli adalah yang paling aman. Pembeli berhak menerima barang yang sama dengan gambarnya, dan gambar AI hanya layak dipakai kalau bentuk, warna, dan ukurannya benar-benar sesuai produk. Struktur prompt lain ada di prompt produk yang menghasilkan.
Kesalahan yang paling mahal
- Modal tanpa batas sejak hari pertama. Mulai dari batas harian yang rela kamu habiskan selama uji 7 hari.
- Mengiklankan produk yang belum siap. Halaman tanpa ulasan, foto seadanya, atau stok tipis membuang tayangan.
- Mengubah target setiap hari. Sistem belum selesai belajar, dan kamu tidak tahu perubahan mana yang berpengaruh.
- Menilai dari omzet saja. Hitung ROAS impas dulu, karena omzet tinggi bisa tetap rugi.
- Mengisi saldo besar di awal. Saldo tidak bisa dikembalikan.
Satu kekhawatiran yang sering muncul adalah klik berulang dari pengguna yang sama. Untuk Iklan Toko, Shopee menyatakan sistemnya mendeteksi dan membatalkan klik mencurigakan, dan biaya klik tidak sah yang lolos dikembalikan ke Saldo Iklan.
Rencana uji sederhana untuk toko kecil
Kalau kamu belum pernah beriklan, urutan berikut menjaga risikonya tetap kecil:
- Pilih satu sampai tiga produk yang sudah terjual tanpa iklan dan punya ulasan.
- Hitung ROAS impas tiap produk dari margin sebenarnya.
- Rapikan foto sampul, judul, dan deskripsi. Caption jualan yang jelas ikut membantu.
- Buat Iklan Produk dengan modal harian kecil dan periode minimal 7 hari.
- Biarkan berjalan tanpa diubah selama Fase Pembelajaran.
- Bandingkan ROAS, ACOS, dan total penjualan toko dengan pekan sebelumnya.
- Lanjutkan, ubah bertahap, atau hentikan.
Iklan marketplace hanya satu bagian dari promosi. Kalau anggaran terbatas, baca juga cara mempromosikan produk dan iklan digital untuk melihat pilihan lain. Untuk promo besar, materi visualnya bisa disiapkan dari panduan banner promosi.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu iklan Shopee?
Iklan Shopee adalah fitur promosi berbayar dari Shopee untuk membantu produk dan toko lebih terlihat oleh pembeli yang tepat. Jenis utamanya Iklan Produk, Iklan Toko, Iklan Live, dan Iklan Banner.
Siapa yang bisa memakai iklan Shopee?
Menurut Shopee, fitur ini pada dasarnya terbuka untuk seluruh penjual aktif. Iklan Toko butuh minimal 4 produk aktif dan lebih dari 40 pesanan yang sudah dinilai pembeli. Iklan Banner saat ini hanya untuk penjual Shopee Mall terpilih.
Apakah Iklan Produk Shopee dibayar per klik?
Halaman Shopee yang kami buka pada 5 November 2026 menyebut Iklan Produk GMV Max, Iklan Banner, dan Iklan Live memakai biaya per 1.000 tayangan. Sistem biaya per klik memotong saldo saat ada pembeli yang mengklik. Cek formulir Seller Centre untuk jenis iklan yang kamu pilih.
Bagaimana cara menghitung ROAS iklan Shopee?
ROAS adalah omzet dibagi biaya iklan. Contoh Shopee: omzet Rp3.000.000 dibagi biaya Rp600.000 menghasilkan ROAS 5, artinya tiap Rp1 iklan menghasilkan pendapatan Rp5. Untuk tahu titik impas, bagi 1 dengan margin bersih produkmu.
Apa bedanya GMV Max Auto dan GMV Max ROAS?
GMV Max Auto mengoptimalkan iklan dari estimasi ROAS yang tersedia di sistem. GMV Max ROAS membiarkan kamu menentukan target ROAS untuk memaksimalkan efisiensi iklan.
Berapa lama iklan Shopee perlu dibiarkan sebelum diubah?
Shopee menyebut 7 hari pertama sebagai Fase Pembelajaran dan tidak menyarankan perubahan target ROAS pada masa itu. Sesudahnya, perubahan disarankan paling banyak sekali per hari dan bertahap, maksimal 20%.
Apakah Saldo Iklan Shopee bisa dikembalikan?
Tidak. Shopee menyatakan Saldo Iklan tidak dapat dikembalikan setelah dibeli, termasuk untuk akun penjual yang sedang dibatasi. Saldo ini juga hanya bisa dipakai untuk memasang iklan di Shopee.
Bolehkah memakai gambar AI untuk iklan Shopee?
Gambar AI berguna untuk uji konsep latar dan komposisi, tetapi harus sesuai dengan produk yang benar-benar dikirim. Periksa bentuk, warna, dan teks yang dikarang model. Untuk etalase, foto produk asli tetap paling aman.
