Interaktif
Berburu Bunglon di Taman Lukisan
Game 3D orang pertama yang memainkan dirinya sendiri di dalam lukisan bergaya pointilisme: pemain menyusuri taman tropis berdanau, membidik, lalu menemukan enam bunglon yang menyamar di daun pisang, batang kelapa, semak kembang sepatu, batu, pagar pendopo, dan padang bunga kenikir. Setiap bunglon yang ketahuan berubah warna terang, dan di akhir kamera naik memperlihatkan keenamnya di peta taman.
Prompt
Buat game 3D orang pertama dengan Three.js tempat kita berjalan di dalam lukisan bergaya pointilisme dan mencari bunglon yang menyamar. Seluruh dunia dirender lewat shader post-process yang mengubah gambar jadi titik-titik dan sapuan cat kecil: bayangan bergeser ke ungu dan biru, cahaya ke kuning hangat, dengan sela kanvas tipis di antara titik. Latarnya taman tropis siang hari: danau biru dengan teratai, pohon kelapa, rumpun pisang, semak kembang sepatu merah, batu-batu, pendopo kayu beratap genteng, padang bunga kenikir kuning, rumput, kupu-kupu, bukit dan gunung ungu di kejauhan. Enam bunglon low-poly berekor melingkar menyamar dengan warna tempatnya. Buat autopilot 20 detik: kamera berjalan di jalan setapak, menoleh mencari, berhenti, membidik dengan crosshair dan sedikit zoom, lalu mengklik. Bunglon yang ketahuan menjulurkan lidah dan berubah warna terang dengan percikan titik. HUD berbahasa Indonesia: penghitung 0/6 dengan ikon bunglon, pengatur waktu, dan kartu nama tiap bunglon beserta tempat persembunyiannya. Di akhir kamera naik melihat seluruh taman, penanda bernomor muncul di atas keenam bunglon, dan kartu Semua Bunglon Ditemukan tampil.



