Motion design
Deret, Pesan Kursi Tanpa Antre
Kartu formulir pemesanan kursi teater yang macet di 99 persen berubah menjadi ribuan titik hitam, lalu titik-titik itu tersusun menjadi denah kursi gedung pertunjukan tempat kursor memilih dua kursi merah. Video ditutup dengan logo aplikasi fiktif Deret di dalam lingkaran titik.
Prompt
Buat video motion graphics 20 detik (1280x720) yang memamerkan kemampuan motion design untuk aplikasi fiktif Deret, aplikasi pemesanan kursi gedung kesenian. Gaya minimalis: latar putih gading, titik-titik hitam bulat sebagai satu-satunya elemen grafis, aksen merah, tipografi sans-serif tebal yang rapi. Bangun dengan canvas 2D untuk semua titik, DOM/SVG untuk kartu dan teks, GSAP untuk timeline. Babak 1: kartu formulir "Pesan Kursi" dengan barisan titik bergelombang di kepalanya, progress "Langkah 3 dari 6" naik lalu macet di 99%, daftar langkah berlencana Selesai/Menunggu, langkah transfer manual akhirnya berubah merah "Kursi dilepas", dan teks bawah muncul kata demi kata: "[ Antre di loket. Transfer manual. Sejak 2011. ]". Babak 2: kartu menghilang, titik-titik berkumpul menjadi dua pita lalu meledak menjadi grid titik penuh layar dengan ruang kosong di tengah bertuliskan "Ratusan kursi, satu malam pertunjukan."; sapuan dari kiri mengubah sebagian titik menjadi cincin kosong dan teks berganti "Kursi kosong terlihat seketika." Babak 3: grid tersusun ulang menjadi denah kursi melengkung menghadap panggung dengan huruf baris, kursor otomatis memilih dua kursi kosong yang berubah merah, kartu kecil "Baris H, Kursi 14 dan 15" muncul dan tombol Bayar diklik hingga berubah "Lunas". Babak 4: titik-titik berputar menjadi cincin di sekitar wordmark "deret." dengan titik merah dan tagline "Pesan kursi pertunjukan tanpa antre." Semua gerak memakai easing halus dan stagger per titik, tanpa jeda mati.



