3D
Geode Saku dari Rumus
Sebutir batu geode 3D yang dihitung seluruhnya di shader terbelah dua, memperlihatkan pita akik dan gugus kristal ametis di dalamnya. Kursor otomatis memutar batunya, memperbesar kristal, menggeser kadar besi sampai ungu berubah menjadi sitrin jingga, menyalakan sinar UV, lalu menekan Geode baru yang melahirkan spesimen kuarsa berpita biru lengkap dengan namanya.
Prompt
Buat satu file HTML tanpa pustaka, tanpa gambar, dan tanpa model 3D: sebuah geode saku yang seluruhnya dihitung live dengan shader raymarching WebGL. Bukan gambar geode, tapi geode utuh: kulit batu kasar dari noise fbm, rongga di dalamnya, pita akik berlapis di bidang potong yang dipoles, dan ratusan kristal piramida dari voronoi yang tumbuh ke arah pusat, lengkap dengan kilau facet, bayangan lembut, dan ambient occlusion. Latar studio gelap dengan debu halus melayang dan pendar tipis di sekeliling batu. Antarmuka rapi ala instrumen: judul tebal di kiri atas, nama spesimen di kanan atas, statistik di kiri bawah (persen kristal, lebar rongga, umur, jumlah kristal), dan panel kanan bawah berisi tombol Geode baru, slider Ukuran kristal dan Kadar besi, serta tombol Belah dan Sinar UV. Semua bisa dimainkan: seret untuk memutar, Belah membuka tutup batu ke atas sambil serpihannya berhamburan, slider mengubah ukuran kristal dan warnanya dari kuarsa bening ke ametis ungu, ametrin, sampai sitrin jingga, Sinar UV membuat kristal dan pita berpendar hijau, jingga, dan biru. Geode baru menciptakan batu baru dengan pita dan warna berbeda, dan ia memberinya nama sendiri. Sertakan kursor otomatis yang memperagakan semua itu dalam 18 detik.



