Motion design
Kenapa Es Krimku Keras Batu
Seseorang mengetik keluhan ke jendela terminal gelap: es krim buatannya selalu keras seperti batu, sementara sendok di bawahnya terpental dari wadah. Layar berganti ke latar sinar gelap berputar dengan seruan Tunggu dulu., tiga kartu menjelaskan penyebabnya (kristal es, gula, udara), lalu percobaan kelima berakhir dengan sendok yang menyendok es krim lembut.
Prompt
Buat video motion design vertikal 720x1280 berdurasi 20 detik, gaya video penjelas ala Remotion yang semua framenya kode, tanpa suara.
Babak 1 (0-7 detik), latar krem #EEEAE1: judul kecil kapital Montserrat 900 berjarak huruf lebar "JADI KAMI BERTANYA". Di bawahnya jendela terminal gelap #22211F bersudut membulat dengan tiga titik lampu, judul "asisten ~/dapur", dan empat chip lampiran (resep-es-krim.txt, percobaan-1.jpg, percobaan-2.jpg, percobaan-3.jpg). Kalimat diketik huruf demi huruf dengan font monospace JetBrains Mono dan kursor oranye: "kenapa es krim buatanku selalu keras kayak batu, padahal resepnya sudah sama persis?". Frasa "keras kayak batu" diberi blok sorotan oranye #E07A57. Setelah Enter, muncul baris status "membaca resep dan 3 foto" dengan spinner. Di bawah terminal, wadah es krim gambar canvas: sendok logam menghantam permukaan beku tiga kali, terpental, retakan muncul, dan teks TOK! meletup, dengan keterangan kecil "percobaan ke-4, -18°C semalaman".
Babak 2 (7-17 detik): lingkaran gelap membesar dari terminal menjadi latar sunburst gelap 24 sinar yang berputar pelan, label oranye "● Asisten" di atas. Teks Poppins 900 italic putih miring "Tunggu dulu." meletup dengan easing overshoot lalu naik mengecil menjadi judul. Tiga kartu krem bergantian masuk dari bawah dan dilempar ke kiri, kartu berikutnya sudah naik saat kartu sebelumnya keluar, dengan penanda progres tiga garis di bawah kartu, masing-masing dengan chip "Penyebab 1 dari 3", judul tebal miring, ilustrasi canvas beranimasi, dan satu kalimat penjelas: (1) "Kristal esnya kebesaran": kaca pembesar yang penuh merata dengan kristal es heksagonal besar yang pecah menjadi butiran halus saat panah aduk berputar; (2) "Gulanya terlalu sedikit": tiga kubus gula 3D jatuh satu per satu ke mangkuk dengan cipratan kecil, dan setiap kubus menggeser penanda titik beku pada termometer dari 0° turun ke -4,5°; (3) "Udaranya hilang": pengocok berputar di mangkuk krim, gelembung udara bertambah dan permukaan naik.
Babak 3 (17-20 detik): lingkaran krem menutup layar, judul "PERCOBAAN KE-5", sendok meluncur mulus di permukaan es krim lembut, menggulung satu bola es krim lalu mengangkatnya, diiringi teks "Lembut." dan "Bukan batu." yang meletup bergantian. Palet terbatas: krem, arang, putih, dan aksen oranye bata.



