Explainer

Kenapa Guntur Datang Terlambat

Video penjelas tipografi kinetik di latar gelap: kilat menyambar, kata "guntur" raksasa berwarna oranye menghantam layar lalu masuk ke kalimat, diagram balapan cahaya dan suara sejauh 1 km menunjukkan cahaya tiba seketika sementara suara butuh 2,9 detik, lalu tiga langkah A, B, C mengubah 9 detik jeda menjadi jarak badai 3 km.

Explainer · SVG, GSAP, CSS · 20 detik · 1280×720

Prompt

Buat video penjelas tipografi kinetik 20 detik (1280x720) dengan SVG dan GSAP tentang kenapa guntur selalu terdengar setelah kilat. Gaya: latar hampir hitam dengan pendar ungu di kiri atas dan biru tua di kanan bawah, sans tebal putih, aksen oranye, dan penanda tiga garis kecil ungu, biru, oranye di atas judul bagian yang berganti tiap bab. Buka dengan kilat yang menyambar dan kata "guntur" raksasa berwarna oranye yang menghantam layar huruf demi huruf lalu bergetar seperti gemuruh, kemudian kata itu menyusut dan masuk ke kalimat "Cahaya kilat tiba hampir seketika, tapi suara guntur merayap pelan." Bab kedua: diagram balapan dari ikon kilat ke penanda "kamu" sejauh 1 km, cahaya (300.000 km/detik) tiba seketika dan membuat penanda "kamu" berkedip putih dengan label "TIBA!", sementara gelombang suara (± 343 m/detik) merayap dengan timer besar yang menghitung sampai 2,9 detik, lalu muncul aturan praktis "3 detik ≈ 1 km". Bab ketiga: daftar langkah dengan lencana A ungu, B biru, C oranye (Lihat kilatnya, Hitung detiknya, Bagi dengan tiga) dan contoh hitungan 0 detik, 9 detik, 9 ÷ 3 = 3 km. Tutup dengan "3 km" raksasa, tiga segmen jarak yang menyala satu per satu, dan pesan "Guntur masih terdengar? Tetap berteduh di dalam rumah." Semua transisi memakai blur ke tajam, stagger per huruf dan per kata, easing expo, tanpa jeda mati.

Video Explainer lainnya

  1. Merapikan Halaman Lacak PaketExplainer20 dtkMerapikan Halaman Lacak PaketHalaman lacak paket kurir fiktif Jinjing yang penuh kode gudang dirapikan dalam tiga keputusan desain: kode diterjemahkan jadi kalimat, estimasi tiba naik ke atas sementara riwayat dilipat, lalu seluruh halaman berubah menjadi kerangka cetak biru berlabel ukuran sebelum kembali utuh.SVG · GSAP · CSS
  2. Menyelam ke Daun Talas yang KeringExplainer20 dtkMenyelam ke Daun Talas yang KeringKamera menukik tanpa putus dari sehelai daun talas berhias butiran air, menembus ladang papila dan hutan kristal lilin, sampai ke rantai molekul lilin yang membuat molekul air memantul. Penggaris skala di sisi kanan mencatat perjalanan dari puluhan sentimeter ke beberapa nanometer.Three.js · Shader · Canvas 2D
  3. Membongkar Ketel Suling NilamExplainer20 dtkMembongkar Ketel Suling NilamSebuah alat penyulingan minyak nilam 3D berdiri di atas panggung bundar di bengkel gelap, lalu kursor menaikkan api tungku dan membuka pintu ketel daun. Kamera mengikuti uap dari ketel, menembus tumpukan daun, mengembun di pipa spiral kondensor, sampai minyak jingga keemasan mengapung di atas air dalam labu pemisah.Three.js · Shader · Partikel
  4. Pompa Torak Lawan SentrifugalExplainer20 dtkPompa Torak Lawan SentrifugalDua pompa air 3D diputar satu motor di panggung gelap: pompa torak mendorong air berdenyut lewat dua katup, pompa sentrifugal melempar air rata lewat rumah keong. Kursor otomatis menaikkan putaran, memperlambat waktu sepuluh kali, menyorot tiap pompa, lalu membongkar dan merakit keduanya.Three.js · Canvas 2D · Partikel
ArtikelSusun brief