Motion design

Kerik Jangkrik di Layar Osiloskop

Di layar osiloskop hijau fosfor, enam tahap cara jangkrik bernyanyi muncul sebagai huruf garis bercahaya, ditemani skema lubang, sayap, gerigi, dan sel cermin di panel kiri, pita gelombang di bawah, serta kurva Lissajous di pojok. Video memuncak pada simpul gelombang 3D yang kusut, lalu simpul itu mereda menjadi lingkaran terang dengan riak konsentris.

Motion design · Canvas 2D · 20 detik · 1280×720

Prompt

Buat motion graphic 20 detik di satu canvas 1280x720 bergaya layar osiloskop analog: latar hitam kehijauan, graticule tipis, scanline, vignette, dan efek fosfor hijau yang meninggalkan jejak. Ceritanya cara jangkrik bernyanyi di sawah malam. Di tengah, kata besar bergaya huruf garis (outline) bercahaya hijau berganti dengan transisi glitch dan bayangan kata sebelumnya: "Bunyi Apa Itu?", lalu enam tahap "Menggali", "Mengangkat", "Menggesek", "Menyetel", "Menguat", "Memanggil", lalu "Ribuan Kerik" dan "Jadi Malam.". Di bawahnya ada keterangan kecil berhuruf mono yang diketik di atas pita gelap. Pita gelombang di bagian bawah terdiri dari beberapa jejak yang saling tumpang dan berubah watak tiap tahap: garis datar, derau garukan tanah, sinus lambat yang membesar, deretan klik tajam, dua nada yang berdenyut lalu menyatu, getaran yang makin kuat, dan pola tiga denyut lalu jeda saat memanggil. Di sisi kiri, panel skema garis bercahaya menggambar tiap tahap: penampang tanah dengan lubang yang digali makin dalam, jangkrik tampak samping dengan sayap depan yang naik dan busur derajat sampai 45°, deretan gerigi sayap yang disapu pengerik dengan penghitung gigi, sayap tampak atas dengan sel cermin yang bergetar, mulut lubang yang melebar dengan busur suara, lalu jangkrik yang bergetar dengan tiga kotak denyut dan tanda jeda. Di pojok kanan atas, kotak Lissajous ikut berubah; pada tahap menyetel, figurnya berputar lalu terkunci dengan pembacaan frekuensi yang naik ke 4,50 kHz. HUD kecil: tulisan SAWAH MALAM di kiri atas, label bagian di kanan atas, nomor tahap dengan penanda, serta baris CH1 V/div, kHz, dan pewaktu di kiri bawah. Klimaks: simpul Lissajous 3D besar yang kusut dan berputar dengan perspektif, untaian dekat lebih terang dan untaian jauh lebih redup, tetap di belakang judul dan memudar sebelum pita keterangan. Penutup: simpul mereda menjadi lingkaran terang yang tajam dengan empat riak konsentris yang mengembang ke luar dan bertahan sampai akhir.

Video Motion design lainnya

  1. Kelir, Wayang Bicara BahasamuMotion design20 dtkKelir, Wayang Bicara BahasamuPromo bergaya Apple untuk aplikasi fiktif Kelir yang membuat takarir pentas wayang kulit: ponsel di latar hitam memutar rekaman pentas, lalu kamera menyelam ke layarnya sampai kelir yang bercahaya memenuhi bingkai. Gunungan disingkap, bayangan ksatria dan raksasa berhadapan sementara takarir bahasa Indonesia disorot kata demi kata, dan video ditutup ikon aplikasi.Canvas 2D · GSAP · CSS
  2. Tempe Itu Ternyata HidupMotion design20 dtkTempe Itu Ternyata HidupVideo lirik kartun bergaya buku cerita tentang seorang anak SD yang bosan di dapur Mbah sampai ia melihat kapang Rhizopus merajut kedelai menjadi tempe: spora terbang dari sporangium di papan kapur, hifa tumbuh di diagram cetak biru, lalu ditutup dengan tempe goreng dan tulisan kapur terima kasih untuk kapangnya.Canvas 2DJuri 91
  3. Satu Tap Keliling KotaMotion design20 dtkSatu Tap Keliling KotaPromo motion graphics untuk kartu transportasi kota fiktif bernama Lajur: kartu di-tap ke pembaca, ubin bento fitur bus, kereta, kapal, angkot, dan sepeda hidup satu per satu, lalu tipografi kinetik dan perjalanan tiga moda menunjukkan tarif harian yang berhenti di Rp10.000.SVG · GSAP · CSSJuri 91
  4. Catatan Pensil Padma RaksasaMotion design20 dtkCatatan Pensil Padma RaksasaBuku lapangan bergaya sketsa pensil di kertas krem bercerita tentang padma raksasa: kuncup yang tumbuh sekitar setahun di liana, tujuh kartu hari mekar dengan lalat penyerbuk, ukurannya dibanding bunga lain, lalu peta sebarannya di Sumatra dan Kalimantan.Canvas 2D
ArtikelSusun brief