Interaktif

Lampu Bagan Menjelang Subuh

Game pixel art top-down yang memainkan dirinya sendiri: seorang nelayan muda berbaju merah di atas jukung menyalakan lampu tiga bagan di teluk malam, menarik jaring teri yang berkilau perak, menembus hujan, sambaran petir, dan kayu hanyut berbuih, lalu pulang ke dermaga saat laut berubah jingga keunguan oleh fajar. Layar dilengkapi HUD nyawa, minyak, jam, peta mini, target, kartu bab, dan kotak dialog.

Interaktif · Canvas 2D, Pixel art, Partikel, Bisa dimainkan · 20 detik · 1280×720

Prompt

Buat game pixel art top-down dalam satu file HTML dengan canvas: seorang nelayan muda berbaju merah berdiri di jukung bercadik, menyalakan lampu tiga bagan di sebuah teluk pada malam hari, menarik jaring berisi teri yang berkilau perak, lalu menghindari kayu hanyut berbuih putih saat angin barat membawa hujan deras, garis angin, dan petir pixel yang menyambar laut. Ia pulang ke dermaga kampung nelayan ketika fajar datang: laut berubah jingga dan ungu muda, cahaya pagi muncul di tepi timur, dan lampu-lampu meredup. Pakai laut biru kehijauan yang gelap dengan genangan cahaya lampu yang hangat, sprite perahu yang tetap tajam (arah dibulatkan ke 16 sudut), HUD bergaya game (nyawa, bar minyak, jam, berat tangkapan, peta mini, target), kartu bab berhuruf serif tebal, dan kotak dialog berbahasa Indonesia yang muncul di samping bangunan tanpa menutupinya. Game memainkan dirinya sendiri dalam mode demo autopilot selama 20 detik, dan pemain bisa mengambil alih dengan tombol panah serta E.

Video Interaktif lainnya

  1. Bioskop Purnama Tengah MalamInteraktif15 dtkBioskop Purnama Tengah MalamKamera berjalan menyusuri lobi bioskop 90-an berkarpet neon dengan dua belas poster film pendek berbingkai lampu, menyobek tiket di loket, menembus tirai merah, lalu mendekat ke layar yang memutar film pixel art tentang perahu di laut malam.Three.js · Canvas 2D · Pixel art
  2. Berburu Bunglon di Taman LukisanInteraktif20 dtkBerburu Bunglon di Taman LukisanGame 3D orang pertama yang memainkan dirinya sendiri di dalam lukisan bergaya pointilisme: pemain menyusuri taman tropis berdanau, membidik, lalu menemukan enam bunglon yang menyamar di daun pisang, batang kelapa, semak kembang sepatu, batu, pagar pendopo, dan padang bunga kenikir. Setiap bunglon yang ketahuan berubah warna terang, dan di akhir kamera naik memperlihatkan keenamnya di peta taman.Three.js · Shader · Partikel
  3. KOMODO.EXE, Demo Gaya 1994Interaktif20 dtkKOMODO.EXE, Demo Gaya 1994Layar boot DOS biru-hitam memuat demo KOMODO.EXE lalu rusak berkedip, disusul logo piksel bergelombang di antara copper bar, rotozoomer kulit bersisik bergambar komodo, terowongan sisik dengan kata-kata yang menghentak, terbang voxel di atas pulau sabana saat senja, dan seekor komodo piksel yang berjalan masuk di bawah tulisan TAMAT.Canvas 2D · Pixel art · Partikel
  4. Regu Pemecah AsteroidInteraktif20 dtkRegu Pemecah AsteroidGim 3D kooperatif yang memainkan dirinya sendiri: empat pesawat kecil berwarna menukik di atas asteroid raksasa, menembus perisai es lalu meledakkan empat inti panas sambil menghindari semburan lava dan menembaki batu yang datang. Setelah inti terakhir padam, asteroid retak bercahaya dan terbelah, sementara regu terbang pulang ke planet biru.Three.js · Shader · Partikel
ArtikelSusun brief