Motion design
Menyelam ke Dasar Samudra
Kamera turun tanpa potongan dari bawah permukaan laut yang terang sampai dasar samudra 4.000 meter. Di sepanjang jalan tampak kawanan ikan, pari manta yang melintas di atas kepala, ubur-ubur dan sifonofor yang menyala sendiri, salju laut, lalu cerobong hidrotermal yang mengepulkan asap hitam di atas cahaya jingga.
Prompt
Bawa aku menyelam ke dasar samudra. Satu shot, tanpa potongan. Lima pemberhentian: 0 m, permukaan laut dilihat dari bawah dengan jendela cahaya, berkas sinar matahari dan kawanan ikan berputar; 200 m, zona senja yang biru pekat, kamera mendongak saat pari manta berbentuk belah ketupat dengan dua cuping kepala melintas di atas kepala, perut pucatnya terlihat dari bawah, dengan dua kawanan ikan di kejauhan; 1.000 m, zona tengah malam dengan ubur-ubur berpayung lembut tembus pandang yang berdenyut dan sifonofor, koloni panjang berbatang dengan lonceng kecil dan tentakel menjuntai, semuanya membuat cahayanya sendiri; 3.000 m, salju laut yang turun pelan di bawah sorot lampu; 4.000 m, ladang cerobong hidrotermal yang mengepulkan asap hitam di atas retakan jingga yang membara, dikelilingi cacing tabung merah. Kamera terus turun tanpa jeda dari terang ke gelap, lalu meluncur rendah di atas ladang cerobong. Tiap pemberhentian ditandai angka kedalaman besar dan tebal yang berganti tepat saat pengukur melewati titik tengah antar-pemberhentian, di kiri bawah dengan keterangan kecil berhuruf monospace, plus pengukur kedalaman dan tekanan yang tipis di kanan. Setiap frame dirender kode dengan Three.js dan shader, tanpa satu pun foto.



