Explainer

Ombak Plankton Bercahaya Biru

Di pantai gelap tanpa bulan, ombak pecah dan menyala biru karena plankton yang terguncang, lalu air yang naik ke pasir meninggalkan bintik cahaya yang perlahan padam. Kamera mulai dari bidikan lebar lalu berpindah ke bidikan rendah di garis air.

Explainer · Three.js, Shader, WebGL, Partikel · 20 detik · 1280×720

Prompt

Buat simulasi ombak laut malam yang paling meyakinkan yang bisa kamu bangun hanya dengan JavaScript, lalu rekam sebagai film pendek 20 detik. Satu file HTML dengan Three.js dan shader buatan sendiri. Permukaan laut adalah heightfield yang dihitung di GPU: alun datang dari laut lepas, meninggi dan menjadi curam saat mendekati pantai, pecah di zona patahan, lalu berubah menjadi buih yang menyapu pasir dan surut kembali. Garis puncak ombak melengkung sehingga pecahnya merambat dari satu sisi ke sisi lain. Cahayanya datang dari plankton Noctiluca: setiap air terguncang, plankton memancarkan kilat biru kehijauan. Jadi bibir ombak yang pecah menyala paling terang, buih di belakangnya berpendar lalu padam, tepi air yang naik ke pasir berupa garis cahaya tipis, dan pasir basah yang ditinggalkan berkelip bintik-bintik biru yang memudar. Cahayanya tidak merata, ada petak yang terang dan petak yang redup. Percikan air dari ombak pecah juga ikut menyala sebagai partikel. Langit tanpa bulan dengan bintang dan selempang Bima Sakti yang samar, siluet tanjung di cakrawala, dan beberapa lampu perahu nelayan hangat yang jauh. Air memantulkan langit lewat fresnel, pasir basah sedikit mengilap. Bloom, tone mapping ACES, vignette dan grain halus. Format sinematik dengan letterbox. Gerak kamera terskrip: bidikan lebar dari pantai yang pelan mendorong maju, lalu potong ke bidikan rendah di garis air saat ombak berikutnya pecah tepat di depan kamera. Teks keterangan singkat dalam bahasa Indonesia muncul di bilah letterbox bawah, menjelaskan kenapa laut menyala.

Video Explainer lainnya

  1. Resep Es Dawet Selapis Demi SelapisExplainer20 dtkResep Es Dawet Selapis Demi SelapisDi atas kertas krem bergaya gambar tangan, sebuah gelas tinggi kosong diisi bertahap: gula jawa cair dari teko kaca kecil, tiga sendok dawet hijau, empat balok es, lalu santan, sebelum sedotan mengaduknya sampai pita gula jawa berpusar naik di santan dan embun menetes di dinding gelas. Penghitung takaran, daftar bahan yang dicentang, dan bagan lapisan ikut bergerak di setiap langkah.Canvas 2D
  2. Kisah Tetes Kedua dari Dapur WargaExplainer20 dtkKisah Tetes Kedua dari Dapur WargaAnimasi kolase gambar tangan menceritakan perjalanan komunitas fiktif Tetes Kedua dari 2019 sampai 2025: Bu Rani menuang jelantah dari wajan ke jeriken, titik setor menyebar di peta kota pesisir, jelantah diolah jadi biodiesel, lalu perahu nelayan melaut dengan bahan bakar itu.SVG · GSAP · CSS
  3. Satu Lajur, Satu Tongkat GiliranExplainer20 dtkSatu Lajur, Satu Tongkat GiliranPenjelas datar bergaris tebal tentang jalan yang sedang diperbaiki sampai tinggal satu lajur: dua penjaga dengan jam masing-masing membuat mobil dari dua arah masuk bersamaan dan berhadapan, lalu satu tongkat giliran yang dibawa mobil terakhir membuat tiga mobil barat dan tiga mobil timur lewat bergantian sampai kedua antrean kosong.SVG · GSAP
  4. Simpul, Belajar Mengikat TaliExplainer20 dtkSimpul, Belajar Mengikat TaliVideo penjelas bergaya editorial di latar krem untuk aplikasi fiktif Simpul: petunjuk lama yang berbelit dibandingkan dengan versi yang ditulis ulang untuk pemula, lalu sebuah ponsel memilih Simpul Delapan dan tali oranye terikat langkah demi langkah sampai rapat.GSAP · Canvas 2D · CSS
ArtikelSusun brief