Explainer
Ombak Plankton Bercahaya Biru
Di pantai gelap tanpa bulan, ombak pecah dan menyala biru karena plankton yang terguncang, lalu air yang naik ke pasir meninggalkan bintik cahaya yang perlahan padam. Kamera mulai dari bidikan lebar lalu berpindah ke bidikan rendah di garis air.
Prompt
Buat simulasi ombak laut malam yang paling meyakinkan yang bisa kamu bangun hanya dengan JavaScript, lalu rekam sebagai film pendek 20 detik.
Satu file HTML dengan Three.js dan shader buatan sendiri. Permukaan laut adalah heightfield yang dihitung di GPU: alun datang dari laut lepas, meninggi dan menjadi curam saat mendekati pantai, pecah di zona patahan, lalu berubah menjadi buih yang menyapu pasir dan surut kembali. Garis puncak ombak melengkung sehingga pecahnya merambat dari satu sisi ke sisi lain.
Cahayanya datang dari plankton Noctiluca: setiap air terguncang, plankton memancarkan kilat biru kehijauan. Jadi bibir ombak yang pecah menyala paling terang, buih di belakangnya berpendar lalu padam, tepi air yang naik ke pasir berupa garis cahaya tipis, dan pasir basah yang ditinggalkan berkelip bintik-bintik biru yang memudar. Cahayanya tidak merata, ada petak yang terang dan petak yang redup. Percikan air dari ombak pecah juga ikut menyala sebagai partikel.
Langit tanpa bulan dengan bintang dan selempang Bima Sakti yang samar, siluet tanjung di cakrawala, dan beberapa lampu perahu nelayan hangat yang jauh. Air memantulkan langit lewat fresnel, pasir basah sedikit mengilap. Bloom, tone mapping ACES, vignette dan grain halus. Format sinematik dengan letterbox.
Gerak kamera terskrip: bidikan lebar dari pantai yang pelan mendorong maju, lalu potong ke bidikan rendah di garis air saat ombak berikutnya pecah tepat di depan kamera. Teks keterangan singkat dalam bahasa Indonesia muncul di bilah letterbox bawah, menjelaskan kenapa laut menyala.



