Explainer
Rahasia Geiser Menyembur
Penampang bumi bergaya diagram gelap menunjukkan air hujan mengisi rongga di atas batuan panas, memanas melewati 100°C tanpa mendidih, lalu mendidih seketika dan menyembur tinggi bersama awan uap saat tekanan turun. Grafik suhu terhadap kedalaman di sampingnya memperlihatkan kurva titik didih bergeser dan memotong kurva suhu air.
Prompt
Buat video penjelas 20 detik dalam satu file HTML berbasis SVG tentang cara kerja geiser, ukuran 960x960. Gaya: diagram teknis bersih di latar navy gelap (#141d30 sampai #1c2a44), garis grid tipis, aksen emas (#f2c46d) untuk kata kunci, oranye (#ff7a3d) untuk panas dan titik didih, biru air (#4aa8e8). Font Plus Jakarta Sans. Di kiri atas ada chip bab bernomor, di bawahnya judul tebal dua baris dengan satu frasa berwarna emas, di bawah ada keterangan, angka besar, dan bar meter, serta garis progres emas tipis di dasar layar. Panel utama berisi penampang tanah: lapisan sinter, batuan berpori dengan retakan, saluran sempit berkelok dari lubang semburan ke rongga bawah tanah, dan cahaya panas magma di dasar dengan garis-garis panas yang bergetar naik. Label lapisan diberi halo gelap dan label Rongga duduk di pil gelap supaya tetap terbaca; teks kecil minimal 14px. Di kanan, grafik profil suhu terhadap kedalaman (0 sampai 30 m) yang sumbu kedalamannya sejajar dengan penampang: kurva titik didih (garis putus oranye, dihitung dari tekanan hidrostatis dengan persamaan Antoine) dan kurva suhu air (garis biru), plus garis titik-titik biru untuk bagian saluran yang kosong berisi uap. Lima bab: 1) Air meresap: hujan turun, tetesan merembes lewat retakan dan permukaan air naik mengisi rongga dan saluran. 2) Panas menumpuk: magma memanaskan air, kurva suhu air merayap mendekati kurva titik didih, angka suhu dasar naik sampai sekitar 138°C dengan penghitung menit, label 'di atas 100°C tapi belum mendidih'. 3) Tekanan dilepas: baru di bab ini kepulan uap tipis muncul di lubang, gelembung uap naik di saluran, air meluap di lubang, tekanan di kedalaman 20 m turun dari 2,9 ke sekitar 1,9 atm, kurva titik didih bergeser ke kiri dan area 'mendidih seketika' menyala oranye di antara dua kurva. 4) Menyembur, puncak visual video: kolom air mengosong, pilar air bergradasi putih dengan cahaya lembut menjulang hampir ke tepi atas panel dan memudar halus, ratusan butir air terlempar dalam lengkung air mancur lalu jatuh kembali ke tanah, awan uap besar mengembang dan melayang, penghitung tinggi semburan naik ke 38 m. Di grafik muncul catatan 'Kolom air kosong, terisi uap'. 5) Siklus berulang: awan uap melayang dan memudar, hujan kembali, rongga mulai terisi lagi, catatan grafik berganti 'Air baru masuk, lebih dingin'. Semua teks berbahasa Indonesia, transisi judul halus, gerak di-easing, tanpa jeda diam.



