Motion design
Seratus Lampu untuk Gang Kami
Video peluncuran bergaya tipografi kinetik di latar gelap tentang gerakan warga fiktif Gang Nyala: grafik pejalan kaki yang datar, gang sempit yang satu-satunya lampu jalannya berkedip lalu padam, lalu seratus lampu menyala di peta kampung sampai gang itu terang lagi, dengan lampu di kedua dinding, warung yang buka, dan warga berjalan.
Prompt
Buat video peluncuran 20 detik (1280x720) untuk gerakan warga fiktif bernama Gang Nyala, dengan gaya tipografi kinetik di latar hampir hitam, satu aksen oranye (#ff7a2f), cahaya lampu kuning hangat, dan font sans tebal membulat (Bricolage Grotesque 800). Semua visual digambar dengan canvas 2D dan SVG, tanpa foto. Alur: (1) 0-3,6 dtk: kata "Dulu?" abu-abu di atas, lalu "~2 orang lewat tiap malam." muncul kata demi kata dengan pantulan halus, sementara grafik garis putih yang datar dan bergerigi tergambar di bawah dengan label JAN - MAR. (2) 3,6-8 dtk: pemandangan gang kampung sempit dalam perspektif satu titik saat senja, dinding rumah bernomor, roster ventilasi, pot gantung, kabel listrik, warung yang rolling door-nya tertutup, daun kering tertiup angin; satu-satunya tiang lampu jalan di dinding kiri (tiang, lengan melengkung, kap, kerucut cahaya ke lantai) berkedip keras empat kali lalu padam, dan teks "Jam tujuh malam." disusul "Gangnya gelap." berwarna oranye. (3) 8-11,2 dtk: layar gelap dengan lingkaran garis samar yang berputar, huruf-huruf "Jadi kami pasang" berjatuhan dan berputar ke tempatnya, lalu "seratus lampu." dengan titik oranye. (4) 11,2-15,6 dtk: teks mengecil ke atas, grafik yang sama melonjak tajam dengan ujung oranye bercahaya sampai label 340 orang/malam, lalu berganti menjadi peta kampung dari atas: jalur gang tergambar dan 100 titik lampu menyala berurutan dengan cincin denyut, penghitung lampu naik dari 0 ke 100. (5) 15,6-20 dtk: gang yang sama kini terang: deretan lampu dinding berbraket di kedua sisi menyala berurutan dari dekat ke jauh, masing-masing dengan kolam cahaya lembut di dinding dan lantai; jendela berlampu dengan tirai; warung terbuka dengan papan "WARUNG" oranye, tenda bergaris oranye-krem, renteng sachet, toples kerupuk di meja, dan penjual berpeci; siluet warga yang solid dengan rim light hangat berjalan di beberapa kedalaman (seorang ibu berkerudung membawa kantong plastik, seorang bapak menggandeng anak); laron dengan jejak cahaya mengitari dua lampu terdekat; teks "Sekarang?" lalu "Gang tak pernah sepi lagi.", ditutup wordmark "Gang Nyala" dengan titik oranye dan keterangan kecil di bawahnya. Transisi cepat dan rapi, easing ekspresif, butiran film halus dan vinyet.



