Explainer
Riwayat Lampu Pengusir Malam
Linimasa bergaya ukiran tinta di atas kertas perkamen menelusuri sejarah lampu buatan manusia, dari lampu batu berisi lemak hewan sampai lampu LED, dengan tahun yang berhitung, ilustrasi garis yang tergambar sendiri, dan penggaris waktu di bagian bawah. Di akhir, delapan lampu berjajar sebagai medali kecil dengan kalimat penutup tentang 17.000 tahun mengejar malam.
Prompt
Buat video penjelas vertikal 720x1280 berdurasi 20 detik tentang sejarah lampu buatan manusia, bergaya ukiran tinta di atas kertas perkamen tua. Teknik: satu halaman HTML dengan SVG yang digerakkan requestAnimationFrame plus canvas untuk tekstur kertas dan grain, tanpa gambar dari luar.
Tampilan: latar kertas perkamen krem kecokelatan (#e8dcc3) dengan noda, serat halus, dan vinyet gelap di tepi. Tinta cokelat tua (#2b2118) untuk semua garis, satu warna aksen merah bata (#a8322a). Huruf Cinzel tebal untuk angka tahun dan kalimat utama, Barlow Condensed berspasi lebar untuk label kecil.
Tata letak tetap: kiri atas label bab berangka Romawi (I API, II MINYAK, III LISTRIK, IV KRISTAL) dengan garis tipis. Di bawahnya angka tahun besar yang berhitung dari tahun sebelumnya ke tahun baru. Di tengah sebuah medali bundar bergaris ganda dengan gerigi skala yang berputar pelan dan garis bantu putus-putus, berisi ilustrasi garis lampu yang tergambar goresan demi goresan (stroke-dashoffset), lalu bayangan arsir diagonal muncul. Di belakang medali, kata bab berukuran raksasa berupa huruf kerangka samar yang bergeser pelan. Di bawah medali label merah huruf kecil dengan garis bawah merah, lalu kalimat bab dua baris huruf kapital.
Panel bawah: kiri teks 'CARA MANUSIA MENERANGI' dengan nilai yang berganti (LEMAK & API, MINYAK & KACA, ARUS LISTRIK, SEMIKONDUKTOR); kanan grafik kecil 'TERANG PER WATT' berupa garis merah bertangga yang naik; paling bawah penggaris waktu dari 15.000 SM sampai hari ini dengan titik merah yang bergeser ke tiap tahun.
Urutan, sekitar 2,2 detik per lampu: lampu batu berisi lemak hewan (± 15.000 SM), lilin bersumbu (± 200 SM), lampu sumbu tabung bercerobong kaca (1784), lampu minyak tanah (1853), bola lampu pijar berfilamen karbon (1879), lampu tabung fluoresen (1938), LED biru terang (1993), lampu LED rumah (2010). Lampu api punya nyala api yang bergoyang dan sinar ukiran yang berputar; lampu listrik bersinar lebih tenang dan terang. Saat berganti, ilustrasi lama sedikit membesar dan memudar cepat menjadi bayangan tipis di dalam medali sementara yang baru langsung mulai tergambar; nilai di panel bawah berganti bergiliran (yang lama keluar ke atas, baru yang baru masuk dari bawah). Kalimat bab: API MASUK KE RUMAH, NYALA DIJINAKKAN KACA, SAKLAR MENGGANTI KOREK, CAHAYA TANPA BARA.
Penutup (detik 17,6 sampai 20): medali mengecil dan naik, tahun berganti menjadi HARI INI, delapan lampu muncul berjajar sebagai medali kecil dengan tahunnya masing-masing, titik penggaris sampai di ujung, dan kalimat terakhir: 17.000 TAHUN MENGEJAR MALAM.



