Explainer
Riak yang Saling Bertemu
Sebuah meja riak 3D dengan cahaya senja di cakrawala memperlihatkan dua titik bergetar yang riaknya saling menguatkan atau meniadakan, sementara kursor otomatis menambah sumber, menyalakan peta intensitas, menggeser jarak sumber dan panjang gelombang, lalu membalik fase sehingga garis tengah yang terang menjadi gelap. Grafik intensitas di layar dan diagram fasor ikut berubah mengikuti setiap pengaturan.
Prompt
Buat simulasi edukatif interferensi gelombang air dalam satu file HTML dengan Three.js dan shader GLSL, berbentuk aplikasi lab gelap bernama Meja Riak. Di tengah layar ada permukaan air 3D dengan kisi tipis: tinggi air dihitung di vertex dan fragment shader sebagai jumlah gelombang melingkar dari titik sumber, puncak bersinar biru muda dan lembah jingga keemasan. Di belakang tangki ada cahaya senja keemasan di cakrawala yang terpantul hangat di puncak riak. Di ujung jauh tangki berdiri dinding layar yang menyala sesuai intensitas gelombang yang sampai ke sana, dengan penanda P jingga yang bergeser di permukaannya. Sumber S1 dan S2 berupa bola kecil bercahaya dengan label pil. Antarmuka berupa panel kaca gelap: judul besar 'RIAK YANG / SALING BERTEMU' di kiri atas dengan empat kotak angka (λ, jarak sumber d, frekuensi, jumlah garis simpul), panel skenario di kanan atas dengan tab 1 Sumber / 2 Sumber, slider jarak sumber dan panjang gelombang, tombol tampilan Permukaan / Keduanya / Intensitas dan tombol fase S2, grafik 'Intensitas di layar' di kiri bawah, dan panel penjelasan di kanan bawah berisi rumus, teks singkat, serta diagram fasor di titik P yang bergerak di sepanjang layar. Kursor otomatis memandu demo 20 detik: mulai dengan satu sumber, klik 2 Sumber sehingga riak kedua menyebar dan pola interferensi terbentuk, nyalakan mode Intensitas berupa peta intensitas rata-rata waktu yang tajam (garis simpul hampir hitam, perut gelombang biru muda) sehingga garis simpul berbentuk hiperbola terlihat jelas, seret jarak sumber dari 3 ke 5 cm lalu panjang gelombang dari 1,0 ke 0,7 cm sehingga garis simpul makin rapat, lalu kamera mendekat ke garis tengah, titik P pindah ke tengah, area di luar garis tengah meredup dengan label 'garis tengah · terang', dan fase S2 dibalik ke 180 derajat sehingga garis itu berubah menjadi gelap dan resultan fasor menjadi nol. Akhiri di tampilan Keduanya: peta intensitas yang lebih gelap dengan warna puncak dan lembah tipis di atasnya. Kamera mengorbit pelan sepanjang demo. Semua teks berbahasa Indonesia, angka memakai koma desimal.



