Motion design
Setiap Lampu dari Satu Tumbukan
Sebuah kampung nelayan bergaris tipis di malam gelap dinyalakan lampu demi lampu oleh bola cahaya yang ditembakkan empat pelontar, dan setiap jendela, lampu dermaga, lentera perahu, serta mercusuar baru menyala tepat saat sebuah bola menumbuknya. Penghitung naik sampai 45 dari 45, gelombang kilau menyapu semua lampu, lalu sorot mercusuar berputar di atas laut.
Prompt
Buat mesin 20 detik yang menyalakan sebuah kampung nelayan di malam hari, di mana setiap lampu menyala hanya karena sebuah tumbukan yang terlihat. Satu file HTML, Canvas 2D, simulasi balistik dengan gravitasi nyata (g = 900 px/s²). Gaya: latar biru malam pekat, gambar garis tipis bernuansa instrumen, judul serif miring kecil di kiri atas dengan garis progres, label monospace kecil, kode waktu di kanan atas. Adegan: rumah panggung beratap pelana di atas air, rumah-rumah kecil di lereng bukit, dermaga dengan enam tiang lampu, lima perahu yang terayun ombak dengan lentera, dan mercusuar di pulau karang. Di dek bawah ada empat pelontar berlabel yang memutar larasnya membidik di atas busur skala, lalu menembakkan dengan hentakan mundur dan kilatan moncong bola bercahaya berekor sepanjang lintasan parabola tepat ke satu lampu. Saat menumbuk, muncul cincin kilat dan percikan, lampu itu menyala dengan warna kelompoknya (rumah amber, bukit merah muda, dermaga cyan, perahu ungu), pantulannya bergoyang di air, lalu bola terpental, jatuh, dan menggelinding di garis dek sehingga bola-bola bekas berjajar di sana. Tembakan makin rapat seperti accelerando. Garis progres di atas terbagi per warna kelompok, tiap pelontar menghitung bolanya dengan deretan titik amunisi, dan log di kanan bawah mencatat tumbukan terakhir. Di akhir, bola putih besar menumbuk lampu mercusuar, penghitung mencapai 45 / 45, sorot mercusuar yang berputar menyapu laut, dan gelombang kilau terang lewat dari kiri ke kanan di semua lampu beserta pantulannya di air.



