Motion design
Seumur Hidup Sebutir Batu
Sebutir batu kartun bermata lahir dari gelembung magma, membeku dan retak dihujani di lereng gunung api, terkikis di sungai depan sawah berundak, tertekan lapisan sedimen di dasar laut lewat kaca pembesar, lalu terseret lempeng ke perut bumi dan meleleh kembali. Penghitung umur dan grafik suhu di pojok layar ikut melaju dari nol sampai 200 juta tahun sebelum semuanya berulang.
Prompt
Buat video motion graphics 20 detik di canvas 2D yang terasa seperti showreel animator kelas atas, tentang siklus hidup sebutir batu: tokoh batu kartun yang sama, lengkap dengan mata dan ekspresi, lahir dari gelembung magma yang meletus di antara dua lapis kerak lava retak yang bergerak paralaks, terlempar keluar dan membeku jadi batuan beku di lereng gunung api malam yang penuh konfeti abu warna-warni, retak oleh hujan lalu memantul di dasar sungai di depan bukit sawah berundak yang petaknya berair memantulkan langit sampai mengecil dan membulat, tenggelam ke dasar laut dan terlihat besar di dalam lingkaran kaca pembesar sementara lapisan sedimen jatuh satu per satu, memadat, dan menekannya sampai gepeng, lalu terseret lempeng samudra ke perut bumi, berubah belang lapis demi lapis menjadi batuan malihan di atas arus konveksi mantel yang berpendar, di bawah gunung api dengan dapur magma, dan meleleh kembali menjadi magma sehingga videonya berulang mulus ke awal. Tiap babak punya palet sendiri, transisi tegas (iris, dorongan, sapuan garis diagonal), kata kinetik besar MELELEH, MEMBEKU, TERKIKIS, MENGENDAP, TENGGELAM di kiri bawah, dan HUD tipis di atas: penghitung umur dari 0 sampai 200 juta tahun di kiri, suhu dengan grafik garis di kanan. Semua teks dalam bahasa Indonesia, gaya vektor datar, gerak penuh squash and stretch.



