Interaktif
Kafilah Dagang Jalur Sutra
Gim strategi dagang pixel art bergaya klasik 16-bit yang memainkan dirinya sendiri: kursor menyusun kafilah unta bermuatan sutra di Lembah Giok, kafilah menyeberangi gurun, berlindung dari badai pasir, lalu menjual muatannya di Pelabuhan Barat hingga jalur dagang baru terbuka.
Prompt
Buat gim strategi dagang bergaya klasik 16-bit dengan nuansa retro dan pixel art, tentang kafilah unta di Jalur Sutra fiktif. Layar 1280x720: peta piksel besar di kiri (laut di barat, gurun berbukit pasir, padang rumput di utara, pegunungan bersalju dengan satu celah, lembah hijau di timur), panel informasi kota di kanan, bilah sumber daya di atas, dan kotak dialog berpotret piksel di bawah. Semua jendela bergaya menu SNES: gradasi biru tua, bingkai putih berlapis, huruf piksel kuning dan putih. Kota-kota fiktif (Lembah Giok, Celah Angin, Kubah Biru, Oasis Lazuardi, Pelabuhan Barat, Benteng Utara, Desa Kurma) digambar sebagai benteng piksel berbendera, dihubungkan jalur titik-titik, dengan kafilah saingan berwarna merah dan hijau yang terus berjalan. Gunakan canvas 2D beresolusi rendah yang diperbesar tanpa smoothing. Mainkan otomatis 20 detik dengan kursor piksel yang terlihat: pilih Lembah Giok, buka jendela Susun Kafilah, muat 40 gulung sutra, berangkat; kafilah tiga unta melintasi celah gunung dan gurun, badai pasir menyapu peta sehingga kafilah berlindung, lalu tiba di Pelabuhan Barat. Jendela pasar menghitung laba 920 emas, koin piksel terbang ke penghitung emas, bendera kota berganti warna pemain, jalur berubah menjadi garis emas, dan spanduk Jalur Dagang Baru menutup giliran. Semua teks berbahasa Indonesia.



