Motion design
Wijayakusuma Mekar Tengah Malam
Di taman bergaya buku cerita bergambar, sore yang keemasan berganti senja lalu malam berbintang sementara jam kecil di pojok berputar cepat menuju pukul 00.00. Tabung bunga merah bata dari tepi daun wijayakusuma melengkung naik, lalu kuncupnya mekar menjadi bunga putih bercahaya berkelopak luar ramping kemerahan yang didatangi ngengat dan aliran serbuk sari.
Prompt
Buat animasi motion design 10 detik (1280x720) bergaya ilustrasi buku cerita anak: SVG dengan garis tinta gelap yang sedikit bergelombang seperti digambar tangan, isian warna datar dengan gradasi lembut, dan tekstur kertas berbintik di atas seluruh layar. Adegan: taman Jawa yang tenang. Di tengah berdiri pot tanah liat terakota bermotif tumpal di atas umpak batu, berisi tanaman wijayakusuma dengan daun pipih panjang bertepi bergelombang. Dari tepi salah satu daun menggantung kuncup krem bersisik merah bata. Latar: dua gunung api ungu muda (satu berasap tipis), bukit dengan pohon bulat, pohon kelapa, dan tiga rumah limasan kecil, danau berkilau, padang rumput dengan bunga kecil putih dan biru telang. Bingkai depan: daun keladi merah muda di kiri bawah, rumpun daun pandan di kanan bawah, dahan kamboja berbunga menjuntai dari pojok kanan atas. Alur waktu: 0 sampai 3,5 detik sore keemasan, awan berarak, burung terbang pulang, matahari turun ke balik gunung; 3,5 sampai 6 detik langit berubah jingga, magenta, lalu ungu tua, lampu rumah menyala satu per satu dengan letupan cahaya kecil, bintang muncul berkelip, bintang jatuh dengan ekor panjang melintas langit atas, bulan terbit dari balik lereng, kunang-kunang menyala; seluruh warna adegan ikut bergeser lewat sistem pencahayaan siang ke malam, dengan malam bernuansa biru-toska cahaya bulan dan garis cahaya tepi pada daun keladi serta pandan agar tetap terbaca. Sepanjang itu tabung bunga merah kecokelatan bersisik kecil memanjang dari tepi daun, menebal ke arah ujung, dan melengkung naik sampai kuncup tegak. Detik 6 sampai 8: kilatan cahaya lembut, lalu bunga wijayakusuma menghadap kamera mekar berlapis di ujung tabung bunga (12 kelopak luar ramping, panjang, dan runcing berwarna cokelat kemerahan yang menjulur jauh melewati mahkota, cincin kelopak putih lebar berujung runcing membentuk cawan, cincin dalam krem yang lebih kecil) dengan putaran kecil dan easing yang sedikit memantul, rumpun benang sari krem melengkung dan putik putih berbentuk bintang tumbuh dari tengah, halo hangat menerangi pot, umpak, dan rumput sekitarnya, cincin cahaya menyebar di tanah. Detik 7 sampai 10: dua ngengat besar terbang berputar mengelilingi bunga dan melintas di depannya, aliran serbuk sari bercahaya terus naik dari bunga, bintang jatuh kedua melintas, judul serif bercahaya "Wijayakusuma" muncul huruf demi huruf di atas dengan subjudul miring "mekar hanya satu malam". Pojok kiri atas: kartu kecil gaya kertas berisi ikon jam dengan jarum berputar, angka jam yang berjalan dari 17.00 ke 00.00, dan label SORE, SENJA, MALAM, TENGAH MALAM; kartu berubah gelap saat malam. Kamera mendorong pelan ke arah bunga tanpa berhenti sampai akhir, dengan paralaks antar lapisan.



