Interaktif
Sketsa Loop Jadi Wahana Nyata
Sketsa lintasan kereta luncur di kertas krem dihitung dulu: kursor menggeser tinggi awal dari 12 m ke 20 m sampai syarat lolos loop terpenuhi, lalu tombol Main mengubah kertas menjadi simulasi fisika 3D. Kereta meluncur melewati loop dan bukit kecil, berhenti di rem, dan hasilnya dicocokkan dengan prediksi di kertas.
Prompt
Buat demo interaktif satu file HTML berjudul "Sketsa Loop #1" yang terlihat seperti rekaman layar sebuah aplikasi di jendela browser generik (tab, bilah alamat localhost) di atas desktop biru buram. Babak 1, kertas: latar krem bergaris kisi tipis, lintasan kereta luncur digambar tangan dengan tinta (tanjakan awal, turunan curam, loop berjari-jari 6 m, bukit kecil, zona rem, bendera finis), tiang penyangga diarsir, garis tanah dengan skala 0 sampai 90 m. Anotasi pena merah: garis ukur tinggi awal h, lingkaran putus-putus loop dengan r = 6 m, syarat di puncak loop v ≥ √(g·r) = 7,7 m/s, dan saat h terlalu rendah sebuah lintasan jatuh putus-putus berlabel "jatuh di sini". Kartu spek bertulisan tangan di kanan atas memuat slider tinggi awal, massa, gesekan, syarat lolos h ≥ 2,5·r = 15 m, dan prediksi kecepatan di puncak loop. Kursor otomatis menyeret slider dari 12 m ke 20 m, sketsa turunan ikut berubah langsung, tanda ✗ berganti ✓ "lolos, v puncak ≈ 12,5 m/s", lalu kursor menekan tombol "▶ Main". Babak 2: kertas memudar dan lintasan yang sama persis muncul sebagai scene Three.js dengan kamera samping yang sejajar sketsa, lalu warna berubah dari tinta ke nyata (rel merah, tiang putih, kereta biru dua gerbong), rumput bernuansa belang halus, langit, bukit berkabut tipis dan pohon low-poly tumbuh dengan bayangan kontak lembut di kaki tiang dan pohon, kamera bergerak ke sudut tiga perempat dan mengikuti kereta. Fisika dihitung dari kekekalan energi dengan kehilangan gesekan kecil dan rem di akhir; panel "simulasi langsung" menampilkan waktu, kecepatan, tinggi, batang energi potensial, kinetik, dan panas gesekan, serta kecepatan nyata di puncak loop. Babak 3: kereta berhenti di rem sekitar detik ke-15, panel simulasi diganti kartu hasil di kanan atas yang membandingkan prediksi kertas dengan hasil simulasi (12,5 vs 12,1 m/s, selisih 3%) dan cap merah "LOLOS", sementara kamera bergeser agar kereta dan gapura finis tetap terlihat. Teks keterangan bergaya label tulisan tangan di bawah layar: "Langkah 1: hitung dulu sebelum membangun.", "Langkah 2: tekan Main. Kertas jadi fisika.", "Langkah 3: cocokkan prediksi dengan simulasi." Font Kalam dan Caveat, zoom kamera halus ala video demo yang diedit, semua teks berbahasa Indonesia.



